Priscila Saputro Sharing Desain Batik dengan IKM Batik, Desainer dan Model Banyuwangi

BANYUWANGI – Priscila Saputro, seorang  desainer batik ternama Indonesia, di sela kunjungannya ke Banyuwangi untuk menghadiri Banyuwangi Batik Festival (BBF) 2014, menyempatkan diri untuk bertemu Industri Kecil Menengah (IKM) batik, desainer dan para model Banyuwangi, Jumat kemarin (19/9).

Priscila yang datang bersama  fashion stylist Mayora Andreas sharing tentang bagaimana proses desain fashion batik. “Kita harus mampu menerjemahkan idealisme kita ke dalam bahan,”tutur wanita yang menganggap batik adalah Indonesia dalam sepotong kain. Dimana di dalamnya terdapat kemegahan, semangat, nilai-nilai, dan habitat alaminya.

“Desain batik itu unik. Karena kita harus bisa memadukan warna batik dengan kain pabrikan,”jelas istri Moses Saputro itu. Bahkan desainer yang ikut terlibat langsung membidani lahirnya karya-karya busana batik Banyuwangi yang ditampilkan dalam BBF 2014  ini memberikan bocoran bagaimana dia menyiapkan rancangan spesialnya dalam BBF.

Ketika pertama kali melihat batik Banyuwangi dengan motifnya  yang khas, Priscila langsung membayangkan orang Banyuwangi yang hangat dan ‘kaya hati’. Maka dua hal itulah, ujar  Priscila, yang  diangkatnya dalam BBF. “Saya menerjemahkan ‘kaya hati’ dan kehangatan  melalui padu padan batik dengan beludru,”katanya.

Nantinya, beber Priscila, ada 4 jenis baju yang ia tampilkan. Mulai dari baju kerja, busana muslim, cocktail (baju untuk pesta yang sifatnya tidak resmi, Red), hingga baju pesta formal. “Semuanya saya rangkum dalam 1 tema, yakni beludru,” tuturnya.

Source: http://banyuwangikab.go.id/berita-daerah/priscila-saputro-sharing-desain-batik-dengan-ikm-batik-desainer-dan-model-banyuwangi.html