Batik adalah Indonesia Dalam Sepotong Kain

Batik telah dikenal sebagai warisan budaya Indonesia. Hal ini secara resmi diakui oleh Unesco dengan dimasukkan ke Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity dalam Fourth Session of the Intergovernmental Committee di Abu Dhabi.

Pengakuan UNESCO tersebut diakui karena Batik Indonesia mempunyai teknik dan simbol budaya yang menjadi identitas rakyat Indonesia mulai dari lahir sampai meninggal. Selain itu Unesco juga memasukkan ke dalam Representative List karena telah memenuhi beberapa kriteria antara lain kaya dengan simbol-simbol dan filosofi kehidupan rakyat Indonesia, dan memberi kontribusi bagi terpeliharanya warisan budaya untuk saat ini dan masa mendatang.

Salah satu desainer Indonesia mempunyai butik yang semua karyanya didedikasikan untuk Batik. Priscilla Saputro adalah salah satu desainer tersebut dan yang mempunyai Butik Batik Nyonya Indo. Ia memulai Batik Nyonya Indo bersama suaminya Moses Saputro, seorang visioner tekstil, pada tahun 1998 di Yogyakarta, salah satu pusat terpenting seni pembuatan batik di Indonesia. Selama lebih dari 10 tahun mengeksplorasi batik tradisi dan ide-ide fashion baru, karya-karya Priscilla Saputro telah banyak dikoleksi oleh sosialita, pecinta batik dan ekspatriat, yang sering mengunjungi butik Batik Nyonya Indo.