1425196852

Bupati Banyuwangi Berkomitmen Kembangkan Industri Batik

Sejalah dengan sektor pariwisata di Banyuwangi yang mulai tumbuh, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas juga berkomitmen untuk terus mendorong industri batik Bayuwangi agar semakin dikenal luas. Apalagi batik Banyuwangi merupakan satu-satunya batik pesisiran yang memiliki nilai filosofi.

“Ketika pariwisata tubuh, batik juga harus tumbuh. Apalagi ketika berkunjung ke Banyuwangi, para wisatawan itu banyak yang mencari batik sebagai oleh-oleh,” kata Abdullah Azwar Anas sebelum menyaksikan fashion show batik Bayuwangi karya desainer Priscilla Saputro di Indonesia Fashion Week (IFW) 2015 di Jakarta, Sabtu (28/2).

Untuk meningkatkan kapastitas para pengrajin batik di Banyuwangi yang saat itu berjumlah lebih dari 100 orang, Pemkab Banyuwangi menurutnya juga telah berkolaborasi dengan Batik Nyonya Indo dan desainer lainnya, sehingga ada transfer knowledge yang dapat meningkatkan pengetahuan dan kapasitas para pengrajin.

“Batik Banyuwangi punya lebih dari 40 motif, salah satu yang paling terkenal itu motif gajah oling. Dengan kolaborasi ini, nantinya akan dikembangkan motif-motif baru lagi,” kata Abdullah.

Selain itu, Pemkab Banyuwangi juga rutin menggelar event Banyuwangi Batik Festival (BBF) sebagai bentuk kepedulian pemerintah dan masyarakat dalam mengembangkan kekayaan batik lokal.

“Banyuwangi Batik Festival memiliki 34 event, salah satunya ada batik festival. Tidak hanya fashion show, tetapi juga ada transaksi jual beli di sana. Lalu ada green and recycle fashion week yang menampilkan busana-busana ramah lingkungan,” terangnya.

Masih dalam rangkaian Banyuwangi Batik Festival, dua bulan mendatang juga akan digelar event “Islamic Fashion Week” yang menampilklan koleksi para pengrajin bordir di daerah. Uniknya, fashion show tersebut berlatar belakang kapal nelayan di Pantai Muncar.

“Event ini untuk memberi kesempatan pengrajin bordir di daerah menunjukkan koleksinya. Karena saya mendefefiniskan fashion itu sebagai hal yang luar biasa. Kalau UKM-nya tidak diberi panggung, nantinya bisa ketinggalan,” ujar dia.

 

Source: http://www.beritasatu.com/gaya-hidup/253112-bupati-banyuwangi-berkomitmen-kembangkan-industri-batik.html